Pengertian Deviation : Penyebab, Bentuk, dan Contohnya

Pengertian Deviation
Perilaku Menyimpang

Pengertian Deviation – Dalam kehidupan sosial, tentunya kita tahu ada aturan serta norma-norma yang harus ditaati oleh seluruh elemen masyarakat. Munculnya peraturan tersebut memiliki tujuan utama untuk menata, mengatur, serta menertibkan orang-orang didalamnya sehingga tercipta keamanan, ketentraman, serta kehidupan yang damai.

Walaupun sudah dibuat ketentuan-ketentuan maupun aturan yang begitu banyak, masih ada orang yang berani melanggarnya. Sifat menyepelekan atau melanggar aturan memang terjadi karena beberapa faktor seperti sifat kepribadian yang buruk, suka menentang, atau mungkin karena faktor relasi. Nah semua itu ada kaitannya dengan “Deviation” atau “Deviasi”, simak pembahasannya berikut ini.

A. Pengertian Deviation

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, Deviation atau Deviasi (Penyimpangan) mengandung arti tingkah laku, perbuatan, atau tanggapan sosial terhadap lingkungan yang bertentangan dengan norma-norma dan hukum yang ada dalam masyarakat.

Pengertian deviasi secara umum adalah penyimpangan sosial atau perilaku menyimpang, yaitu sebuah perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kesusilaan atau kepatutan, baik dalam kemanusiaan, agama, ataupun individu. Deviasi merujuk pada sikap seseorang yang benar-benar melawan aturan-aturan yang ada disekitarnya atau aturan dalam lingkungannya saat ini.

Dalam kehidupan bermasyarakat, semua tindakan orang-orang didalamnya selalu dibatasi oleh norma dan aturan. Tujuannya untuk mengatur pola tingkah laku masyarakat itu sendiri dan melarang penyimpangan. Tapi penyimpangan masih sering didapati mulai dari yang sederhana hingga penyimpangan berat.

Contohnya : Seorang siswa yang tidur di kelas saat guru menerangkan, terlambat mengikuti pelajaran, seorang anak yang tidak memiliki kesopanan terhadap orang yang lebih tua, seorang pencuri, pelaku kejahatan sosial, dan masih banyak lagi.

B. Pengertian Perilaku Menyimpang Menurut Ahli

Dari definisi secara umum, deviasi atau penyimpangan merupakan tindakan atau perilaku manusia yang tidak sesuai dengan aturan. Nah untuk memperluas wawasan tentang perilaku menyimpang, ada beberapa pengertian yang disampaikan oleh para ahli.

1. Lewis Coser

Menurut Lewis Coser, deviasi adalah perilaku menyimpang yang menjadi salah satu cara menyesuaikan kebudayaan dengan perubahan sosial. Jadi penyebab penyimpangan tersebut adalah terjadinya pergeseran sosial yang bertentangan dengan aturan.

2. Gillin

Pengertian deviation atau perilaku menyimpang adalah perilaku yang menyalahi norma serta nilai sosial dalam masyarakat yang menyebabkan kemunduran solidaritas suatu kelompok masyarakat. Penyimpangan tersebut selain memicu perselisihan juga bersifat memecah.

3. Bruce C. Cohen

Menurutnya, Deviation adalah perilaku yang tidak berhasil menyesuaikan diri dengan kehendak masyarakat atau kelompok tertentu dalam masyarakat. Kegagalan dalam menyesuaikan diri biasanya dipicu oleh perbedaan dari individu dengan suatu kelompok masyarakat.

4. Paul B. Horton

Menyimpulkan bahwa penyimpangan adalah salah satu perilaku yang menyatakan diri sebagai pelanggar terhadap norma-norma kelompok masyarakat. Jadi tindakan yang dilakukan pelaku menunjukkan bahwa dirinya mencoba melanggar aturan disekitarnya.

5. James Vander Zenden

Pengertian penyimpangan sosial menurut James adalah perilaku yang memperlihatkan sifat tercela atau menentang suatu norma masyarakat. Biasanya hal ini dipicu karena anggapan dari si pelau bahwa norma atau aturan tersebut tidak dapat diterimanya.

6. Robert M.Z. Lawang

Mengemukakan bahwa deviasi merupakan tindakan yang menyimpang dari norma perilaku yang ditimbulkan dari usaha mereka secara sewenang-wenang. Penyimpangan sosial bisa terjadi dari beberapa faktor alamiah seperti lingkungan, pergaulan, serta kepribadian orang tersebut.

C. Penyebab Munculnya Deviation

Perilaku menyimpang yang dilakukan oleh individu maupun suatu kelompok pasti ada penyebabnya. Dalam buku Punishment and Reformation yang ditulis oleh Wilnes, ada dua penyebab penyimpangan.

  • Faktor subjektif – merupakan faktor yang berasal dari diri orang itu sendiri, jadi perilaku menyimpang tersebut merupakan sifat yang sudah dibawa sejak lahir.
  • Faktor objektif – adalah faktor yang berasal dari luar atau faktor dari lingkungan. Misalnya seperti relasi atau hubungan pertemanan dengan orang-orang yang suka menyimpang.

D. Faktor Penyebab Munculnya Deviasi

Secara umum, penyebab penyimpangan berasal dari subjektif dan objektif. Sedangkan faktor yang mendorong deviation dapat dibahas lebih luas lagi sebagai berikut.

  • Gagal dalam proses sosialisasi atau penyesuaian diri terhadap lingkungannya, baik lingkungan masyarakat maupun keluarga.
  • Seseorang tidak sanggup atau tidak dapat menerima nilai serta norma yang ada disekitarnya sehingga ia bermaksud menentangnya.
  • Adanya kesenjangan sosial yang menimbulkan sifat iri dari seseorang sehingga memicu tindakan-tindakan kriminal seperti pencurian atau pengambilan hak secara paksa.
  • Adanya proses belajar yang menyimpang kemudian menyebabkan perubahan perilaku sosial individu tersebut.
  • Lemahnya nilai dan norma yang berlaku dalam suatu masyarakat sosial sehingga membuat penyimpangan makin mudah terjadi.

E. Bentuk Penyimpangan atau Deviasi

Tidak semua penyimpangan merujuk pada hal-hal buruk karena ada penyimpangan yang sifatnya positif. Untuk lebih jelasnya tentang bentuk penyimpangan, simak ulasan berikut.

1. Penyimpangan Positif

Penyimpangan positif adalah penyimpangan yang memiliki dampak positif terhadap suatu sistem sosial atau nilai-nilai kehidupan. Biasanya unsur penyimpangan ini mengarah pada kreativitas, inovatif, serta memperkaya wawasan.

2. Penyimpangan Negatif

Penyimpangan negatif adalah penyimpangan yang berdampak buruk terhadap suatu sistem sosial serta menimbulkan efek-efek yang merusak. Penyimpangan ini lebih ke arah tindakan kriminal, kejahatan, serta pelanggaran peraturan.

F. Contoh Perilaku Menyimpang / Deviation

  • Tawuran antar pelajar, mahasiswa, atau warga.
  • Penyalahgunaan obat-obatan terlarang serta minuman keras.
  • Tindakan kriminal seperti pencurian atau pembunuhan.
  • Melanggar peraturan sekolah.
  • Kenakalan remaja.
  • Pelanggaran norma serta aturan dalam agama.

Itulah ulasan terkait pengertian deviation, penyebab, bentuk, serta contohnya. Untuk menghindari terjadinya perilaku menyimpang harus ada kesadaran dari individu itu sendiri serta caranya memilih lingkungan pergaulan. Menghindari perilaku menyimpang akan memunculkan rasa aman, damai, teratur, serta tertib dalam lingkungan sosial.

Baca Juga : Pengertian adaptasi, contoh, serta tujuannya

Tuliskan Komentar Anda