Pengertian HAM Adalah: Definisi, Sejarah, Macam-Macam, Ciri, Dan Contoh

Pengertian HAM
Ilustrasi HAM

Pengertian HAM – Hak Asasi Manusia atau sering disebut HAM merupakan hak mutlak yang dimiliki setiap individu sejak berada dalam kandungan dan setelah lahir ke dunia. Hak berlaku bagi semua manusia di muka bumi (Universal). HAM baru diakui setelah terjadinya perang dunia ke 2 yang sangat dahsyat. Keprihatinan tentang nyawa dan kemanusiaan membuat manusia sadar pentingnya hak asasi.

Tonggak awal terbentuknya HAM sangatlah panjang, mulai datu satu negara yang memperjuangkannya kemudian diikuti negara lain dan diakui seluruh negara. Nah untuk penjelasan sejarah lengkapnya akan saya sampaikan di akhir artikel. Itu karena anda pasti enggan membaca dan langsung cari poin pentingnya yakni definisi, macam-macam, undang-undang ham, ciri, serta contohnya.

HAM atau Hak Asasi Manusia memiliki makna dari setiap katanya. HAK berarti kepunyaan dan kekuasaan atas sesuatu dari individu. Sedangkan Asasi mengandung makna hal yang mendasar dan utama. Jadi secara umum HAM adalah sesuatu yang dimiliki manusia bersifat utama dan mendasar. Untuk lebih jelasnya silahkan simak ulasan berikut ini.

Daftar Isi

Pengertian HAM Dalam UU Nomor 39 Tahun 1999

Pengertian HAM adalah hak yang melekat pada diri manusia sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, dimana hak tersebut merupakan anugerah yang harus dilindungi dan dihargai oleh setiap manusia. Jadi hak tersebut dimiliki setiap manusia sejak ia dilahirkan di dunia nyata dan orang lain harus menghargainya, tidak ada yang dapat merusak maupun melepas hak-hak tersebut.

Pengertian HAM Menurut Para Ahli

web3 john locke portrait wikipedia - Pengertian HAM Adalah: Definisi, Sejarah, Macam-Macam, Ciri, Dan Contoh
John Locke: Pengertian HAM Adalah

Penjelasan terkait hak asasi manusia lebih jelasnya dapat diketahui dari pendapat para ahli di bidangnya. HAM memiliki arti yang berbeda-beda, namun makna dan poinnya tetap sama yakni sebuah hak yang melekat pada manusia dan tidak bisa dirusak maupun dipisahkan oleh kekuatan apapun.

1. HAM Menurut A.J.M Milne

Pengertian HAM adalah hak yang dimiliki oleh seluruh uman manusia di muka bumi mencakup segala masa dan tempat karena keutamaan dan keberadaannya sebagai manusia. Maksudnya, HAM itu berlaku bagi seluruh manusia yang tidak terbatas waktu maupun tempat hidupnya.

2. HAM Menurut Jhon Locke

Hak asasi manusia merupakan hak yang diberikan langsung oleh Tuhan kepada manusia sebagai hak yang kodrati. HAM ini memiliki sifat mendasar dan suci bagi setiap manusia. Oleh karena itu, hak tidak dapat dicabut oleh kekuatan apapun di dunia.

3. HAM Menurut Materson

Pengertian hak asasi manusia menurut Jan Materson adalah hak-hak yang ada pada manusia dan tanpanya manusia tersebut mustahil hidup sebagai manusia. Itu artinya hak memang sudah dimiliki setiap manusia dan hak yang membuatnya dapat hidup dan bertahan.

4. HAM Menurut Miriam Budiarjo

Hak asasi manusia adalah suatu hak yang bersifat mendasar dan dimiliki setiap manusia sejak lahir di dunia. Hak tidak memiliki perbedaan baik ras, kelamin, warna kulit, suku, dan agama. Jadi sifat hak itu sendiri adalah universal.

5. HAM Menurut Aurtin Ranney

Menurut Austin Ranney, Pengertian HAM Adalah ruang kebebasan seluruh individu yang dirumuskan secara jelas dalam konstisusi serta dijamin pelaksanaannya oleh pemerintah. Jadi setiap manusia memiliki haknya masing-masing yang didukung negara dan pemerintahan.

6. HAM Menurut David Beetham Dan Kecin Boyle

Pengertian HAM adalah hak yang dimiliki manusia dan tidak dapat dipisahkan oleh suatu apapun dan berasal dari kebutuhan-kebutuhan serta kapasitas-kapasitas manusia. Itu artinya hak yang dimiliki manusia tercipta oleh kebutuhan serta kapasitasnya sendiri dan tidak ada suatu apapun yang dapat melepasnya.

7. HAM Menurut Jack Donnely

Menurut Jack Donnely, pengertian HAM Adalah hak yang dimiliki setiap manusia semata-mata karena ia manusia. Hak tersebut dimiliki manusia bukan dari pemberian orang lain, hukum, atau negara melainkan semata-mata karena martabatnya sebagai manusia.

8. HAM Menurut Oemar Seno Adji

Pengertian HAM adalah hak yang melekat pada setiap manusia sebagai insan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa dan sifatnya tidak dapat dilanggar oleh siapapun. Jadi HAM tidak dapat diganggu maupun dirusak oleh orang lain dengan segala kekuasaannya.

9. HAM Menurut Prof. Koentjoro Poerbopranoto

Menurut Prot. Koentjoro, HAM merupakan hak yang bersifat mendasar dan dimiliki manusia sesuai dengan kodratnya. Hak tidak dapat dipisahkan maupun dilepas oleh siapapun dengan cara atau bentuk apapun itu, HAM akan bersifat suci.

10. HAM Menurut C. de Rover

HAM merupakan hak hukum yang dimiliki setiap individu sebagai manusia. Hak tersebut dimiliki setiap orang tanpa memandang kaya-miskin, berkuasa-lemah, laki-laki atau perempuan, dan tidak pandang suku maupun perbedaan budaya.

11. HAM Menurut Franz Magnis Suseno

HAM diartikan sebagai hak yang dimiliki manusia bukan karena hukum yang berlaku melainkan karena martabatnya sebagai manusia. Jadi HAM merupakan hak yang memang bukan diberikan oleh hukum atau negara melainkan dimiliki secara kondrati.

Ciri-Ciri Hak Asasi Manusia

Hak asasi manusia adalah hak kodrati yang benar-benar dimiliki setiap orang sebagai manusia. Hak tersebut tidak dapat dipisahkan ataupun diganggu oleh orang lain. Berikut ciro-ciri HAM yang mendukung sifat serta ketentuannya.

1. Bersifat Hakiki

Bersifat hakiki berarti hak manusia sudah dimiliki sejak lahir di dunia maupun ketika ada di kandungan. Jadi hak tersebut tidak diberikan maupun diturunkan oleh orang lain, kelompok, atau bahkan negara. Hak juga tidak bisa dilepas maupun dihapus dari setiap manusia.

2. Bersifat Universal

Universal artinya menyeluruh, jadi hak asasi manusia dimiliki seluruh manusia yang ada di muka bumi tanpa terkecuali. Hak tersebut tidak terbatas oleh waktu atau masa ketika seseorang tersebut hidup, hak tidak terbatas ruang yang berarti tidak ada batasan wilayah ataupun negara terkait kepemilikan hak.

3. Bersifat Tetap

Hak asasi manusia bersifat tetap dan tidak dapat dicabut. Jadi kekuasaan orang lain maupun negara tidak punya wewenang maupun kemampuan dalam mencabut hak setiap manusia. Itu karena hak merupakan pemberian dari Tuhan Yang Maha Esa.

4. Tidak Dapat Dibagi

HAM punya sifat utuh dan tidak dapat dibagi, artinya hak asasi setiap manusia tidak bisa dibagikan ke orang lain. Sifat utuh berarti hak tersebut masih sepenuhnya dimiliki setiap individu. Jadi hak tidak dapat dipaksakan untuk dibagi maupun diubah.

5. Hanya Dimiliki Manusia

Ciri ciri HAM Selanjutnya adalah hanya dimiliki manusia itu sendiri. Manusia merupakan makhluk yang memiliki derajat tinggi dibanding hewan. Penetapan HAM hanya untuk manusia bukan semata menganggap manusia adalah makhluk satu-satunya dibumi, melainkan karena makhluk lain seperti hewan jika diberi hak asasi tentu akan repot.

6. Dijunjung Tinggi

Hak asasi harus dihormati dan dijunjung tinggi satu sama lain. Sifat ini mewakili cara seseorang menghargai kepunyaan hak individu lainnya. Jadi tidak ada perbedaan terkait kepemilikan hak, semuanya menyeluruh dan harus dijunjung tinggi.

Macam-Macam Hak Asasi Manusia

Untuk menjelaskan secara detail terkait berbagai hak yang dimiliki manusia, hak dibagi menjadi berbagai macam. Hak tersebut meliputi hak asasi pribadi / kepentingan pribadi, politik, hak dalam hukum, ekonomi, peradilan, dan sosial budaya, berikut penjelasan dan contohnya.

1. Hak Asasi Pribadi (Personal Human Rights)

Pertama ada hak asasi pribadi yang berkaitan dengan kehidupan pribadi setiap manusia. Hak ini meliputi kebutuhan serta keinginan yang bebas dipilih setiap manusia, contohnya sebagai berikut:

  • Kebebasan dalam bepergian, berpindah tempat, dan bergerak.
  • Kebebasan menyampaikan pendapat.
  • Kebebasan dalam berkumpul dan berorganisasi.
  • Kebebasan dalam memeluk agama dan memilih kepercayaan yang sesuai dengan
  • keyakinan manusia.

2. Hak Asasi Politik (Political Rights)

Berikutnya ada hak asasi yang berkaitan dengan kebutuhan politik manusia. Hak politik berkaitan tentang organisasi, pemerintahan, dan pemilihan. Berikut beberapa contoh Hak berpolitik:

  • Hak dalam mendirikan partai politik atau organisasi politik.
  • Hak membuat petisi.
  • Hak mengikuti kegiatan pemerintahan.
  • Hak untuk dipilih maupun memilih.

3. Hak Asasi Hukum (Legal Equality Rights)

Setiap manusia memiliki kedudukan yang sama dalam hukum, begitu juga terkait hak-hak yang dimilikinya dalam hal hukum. Berikut ini contoh-contoh Hak asasi hukum:

  • Hak mendapat perlindungan dan pelayanan hukum
  • Hak menjadi pegawai negeri sipil
  • Hak diperlakukan sama dalam hukum

4. Hak Asasi Peradilan (Procedural Rights)

Hak asasi peradilan berbeda dengan hak hukum, hal ini lebih berkaitan dengan tata cara dalam pengadilan atau perlakuan dalam mengadili. Berikut ini contoh hak peradilan:

  • Hak mendapat kesamaan dalam perlakuan, penggeledahan, penangkapan, penahanan, hingga penyelidikan.
  • Hak dalam membela hukum di pengadilan.

5. Hak Ekonomi (Property Rights)

Hak ekonomi mencakup hal-hal luas dalam kehidupan manusia mulai dadi jual beli, pekerjaan, kerja sama, hingga perjanjian tertentu. Hak asasi ekonomi sebagai berikut:

  • Kebebasan dalam menjalankan perjanjian dan kontrak.
  • Kebebasan jual beli.
  • Kebebasan dalam sewa-menyewa atau hutang-piutang.
  • Kebebasan memiliki pekerjaan yang pantas.
  • Kebebasan dalam memiliki sesuatu.

6. Hak Asasi Sosial Budaya (Social Culture Rights)

Hak dalam sosial budaya mencakup beberapa aspek kehidupan dalam masyarakat secara luas. Berikut ini beberapa contoh hak sosial budaya:

  • Hak dalam memilih pendidikan yang diinginkan.
  • Hak mendapat pengetahuan dan pengajaran.
  • Hak dalam mengembangkan budaya sesuai minat.

Undang-undang Yang Mengatur Hak Asasi Manusia

Undang Undang Tentang HAM - Pengertian HAM Adalah: Definisi, Sejarah, Macam-Macam, Ciri, Dan Contoh
Undang-undang Tentang Hak Asasi

HAM menjadi sesuatu yang sangat penting dan perlu dilindungi serta ditegakkan. Dalam undang-undan, ham mencakup berbagai aspek ketentuan mulai dari mengatur tentang hidup, berkeluarga, memilih agama, hingga jaminan sosial. Berikut ini urutan peraturan perundang-undangan tentang HAM.

1. Pasal 28 A Terkait Hak Hidup

Setiap orang memiliki hak untuk hidup serta punya hak dalam mempertahankan hidupnya. Maksud dari pasal ini adalah manusia berhak memiliki kehidupannya sendiri dan punya hak kuat dalam mempertahankan kehidupan.

2. Pasal 28 B Terkait Hak Berkeluarga

Ayat 1 – setiap orang berhak membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan dari perkawinan yang sah.
Ayat 2 – setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak dalam pemberian berasal dari kekerasan & diskriminasi.

3. Pasal 28 C Terkait Hak Memperoleh Pendidikan

Ayat 1 – setiap orang berhak dalam mengembangkan diri lewat pemenuhan keperluan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan mendapat fungsi berasal dari ilmu-ilmu dan teknologi, seni, dan budaya, demi menambah mutu hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia.
Ayat 2– setiap orang berhak memajukan dirinya sendiri dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa, dan negara.

4. Pasal 28 D Terkait Kepastian Hukum

Ayat 1 – Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang serupa dihadapan hukum.
Ayat 2 – Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak didalam jalinan kerja.
Ayat 3 – Setiap warga negara berhak mendapatkan kesempatan yang serupa didalam pemerintahan.
Ayat 4 – Setiap orang berhak atas status kewarganegaraan.

5. Pasal 28 E Terkait Kebebasan Beragama

Ayat 1 – Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih daerah tinggal diwilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak untuk kembali.
Ayat 2 – Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, memperlihatkan asumsi dan sikap, sesuai bersama dengan hati nuraninya.
Ayat 3 – Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.

6. Pasal 28 F Terkait Komunikasi Dan Informasi

Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan mendapatkan informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan memberikan informasi bersama dengan memanfaatkan segala style saluran yang tersedia.

7. Pasal 28 G Terkait Hak Perlindungan Diri

Ayat 1 – Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang dibawah kekuasaannya, serta berhak atas rasa safe dan pemberian berasal dari ancaman keresahan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi.
Ayat 2 – Setiap orang berhak untuk bebas berasal dari penyiksaan dan perlakuan yang merendahkan derajat martabat manusia dan berhak mendapatkan suaka politik berasal dari negara lain.

8. Pasal 28 H Terkait Kesejahteraan Dan Jaminan Sosial

Ayat 1 – Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup baik dan sehat serta berhak mendapatkan pelayanan kesehatan.
Ayat 2 – Setiap orang mendapat kemudahan dan perlakuan tertentu untuk mendapatkan kesempatan dan fungsi yang serupa fungsi capai persamaan dan keadilan.
Ayat 3 – Setiap orang berhak atas jaminan sosial yang terlalu mungkin pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang bermartabat.
Ayat 4 – Setiap orang berhak membawa hak milik privat dan hak milik selanjutnya tidak boleh diambil alih secara sewenang-wenang oleh siapa pun.

Lembaga Perlindungan Ham di Indonesia

Hak asasi manusia merupakan salah satu bagian yang harus dilindungi oleh negara. Karena itulah dibentuk berbagai lembaga yang bertujuan dalam mengatasi pelanggaran serta menegakkan hak asasi. Di Indonesia ada banyak lembaga penegak HAM dengan tugas yang berbeda-beda, berikut daftarnya.

  1. Polri
  2. Komnas HAM
  3. KPAI
  4. Pengadilan HAM
  5. Komisi Kebenaran Dan Rekonsiliasi
  6. YLBHI
  7. LBH
  8. BKBH
  9. KONTRAS

Kasus Pelanggaran Ham di Indonesia

keluarga tragedi trisakti kecewa kasus tak kunjung tuntas - Pengertian HAM Adalah: Definisi, Sejarah, Macam-Macam, Ciri, Dan Contoh
Tragedi Trisakti

Walaupun banyak lembaga yang dibuat dalam mengurusi masalah hak asasi manusia, namun masih ada berbagai kejadian pelanggaran HAM hingga saat ini. Berikut beberapa contoh pelanggaran hak asasi di Indonesia (Mengutip dari zonareferensi.com), untuk lebih lengkapnya silahkan kunjungi sumber tersebut.

1. Tragedi Semanggi I

Tragedi Semanggi I merupakan peristiwa protes masyarakat kepada pelaksanaan serta agenda Sidang Istimewa MPR yang mengakibatkan tewasnya warga sipil. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 13 November 1998.

2. Peristiwa Trisakti

Salah satu pelanggaran HAM di Indonesia yang paling terkenal adalah peristiwa trisakti. Peristiwa ini adalah peristiwa penembakan mahasiswa Universitas Trisakti yang terjadi pada tanggal 12 Mei 1998.

3. Semanggi II

Sama seperti sebelumnya, tragedi Semanggi II juga terjadi akibat protes dan demonstrasi masyarakat sipil. Tragedi Semanggi II terjadi pada tanggal 24 September 1999, selisih hampir satu tahun dengan tragedi Semanggi I yang terjadi tahun 1998.

4. Munir

Contoh pelanggaran HAM di Indonesia lainnya adalah kasus pembunuhan Munir. Munir Said Thalib merupakan aktifis HAM yang pernah menangani kasus-kasus pelanggaran HAM. Pria asal Malang ini meninggal dunia pada tanggal 7 September 2004 di dalam pesawat Garuda Indonesia.

5. Marsinah

Kasus pembunuhan Marsinah terjadi pada tanggal 3-4 Mei 1993. Marsinah merupakan seorang pekerja dan aktivis wanita yang bekerja di PT Catur Putera Surya Porong. Berawal dari aksi mogok yang dilakukan oleh Marsinah dan buruh lainnya yang menuntut kepastian pada perusahaan yang telah melakukan PHK mereka tanpa alasan. Setelah itu Marsinah ditemukan tewas 5 hari kemudian.

6. Dukun Santet di Banyuwangi

Peristiwa ini terjadi di Banyuwangi pada tahun 1998. Saat ini marak terjadi pembunuhan guru mengaji dan tokoh agama akibat praktek santet di desa-desa. Warga sekitar mulai melakukan kerusuhan berupa penangkapan serta pembunuhan terhadap orang yang dituduh sebagai dukun santet. Orang yang diduga sebagai dukun santet pun langsung dibunuh secara sepihak.

7. Tragedi Bulukumba

Kasus Bulukumba merupakan kasus yang terjadi pada tahun 2003. Pemicu kasus pelanggaran HAM ini adalah perusahaan PT. London Sumatra (Lonsum) yang ingin melakukan perluasan area perkebunan, namun ditolak oleh warga sekitar. Aksi demonstrasi yang dilakukan warga berujung pada bentrok dengan polisi. Akibatnya terdapat beberapa korban tewas.

8. Penembakan Misterius 1982-1985

Kasus penembakan misterius (biasa disebut Petrus) terjadi di antara tahun 1982 sampai 1985. Peristiwa ini adalah peristiwa penculikan, penganiayaan dan penembakan terhadap para preman yang sering mengganggu ketertiban masyarakat. Tidak diketahui siapa pelakunya sampai sekarang.

9. Kudatuli

Peristiwa Kudatuli ini terjadi pada tanggal 27 Juli 1996 dimana para pendukung Megawati Soekarno Putri menyerbu dan mengambil alih kantor DPP PDI di Jakarta Pusat. Massa terlibat bentrok dengan anggota polisi dan tentara hingga meluas ke jalanan. Banyak bangunan dan fasilitas jalan yang rusak. Dikabarkan 5 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka.

Sejarah HAM di Dunia (Tonggak Awal HAM)

human rights - Pengertian HAM Adalah: Definisi, Sejarah, Macam-Macam, Ciri, Dan Contoh
Sejarah Hak Asasi Manusia

Sejarah terkait hak asasi manusia memang cukup luas, banyak kejadian-kejadian yang belum diulas secara detail terkait awal mula munculnya HAM. (Mengutip dari sumber terpercaya – sejarahlengkap.com), berikut ini beberapa poin penting tentang terbentuknya HAM, untuk penjelasan lebih lengkap langsung saja ke sumbernya.

Magna Charta Liberium (Inggris)

Inggris mengeluarkan Magna Charta di tahun 1215 Masehi. Di zaman itu, Inggris dengan banyak negara lain di dunia masih terbagi atas kerajaan-kerajaan besar. Di Inggris, diterapkan suatu aturan yang membuat raja kebal terhadap hukum.

Habeas Corpus Act

Tentunya rasa benci, dendam, dan ingin melakukan pembalasan terhadap raja Inggris yang semena-mena pernah timbul di hati para pesakitan. Namun sejak diterbitkannya Habeas Corpus Act tahun 1679, tidak ada lagi perseteruan berarti antara keluarga para pesakitan dengan raja.

Bill of Rights

Di tahun 1689, Inggris mengeluarkan akta HAM lagi yang dinamai Bill of Rights. Akta penandatanganan ini membatasi kekuasaan raja yang masih tergolong absolut. Lagi-lagi yang berusaha memperjuangkan dikeluarkannya akta Bill of Rights adalah golongan bangsawan. Mereka meminta raja tidak dikebalkan hukum. Bagaimanapun juga, raja sangat mungkin melakukan kesalahan karena beliau hanyalah manusia biasa.

Amerika Serikat

Setelah mulai berkembang baik di Britania Raya alias Inggris, Hak Asasi Manusia mulai dikembangkan di negara lain. Tepatnya United States of America (U.S.A) yang waktu itu masih menjadi negara muda. Amerika Serikat di awal kemerdekaannya sangat terinspirasi dengan pemikiran-pemikiran Jean Jacques Rousseau, John Locke serta Mountesquieu. Sehingga Amerika Serikat memasukkan pendapat mereka mengenai hak asasi manusia ke dalam dasar negara.

Penyebaran HAM di Dunia Internasional

Setelah jejak Inggris diikuti oleh Amerika Serikat, HAM semakin memikat banyak negara. Fitrahnya memang manusia semuanya sama di mata Tuhan, apalagi di mata hukum yang hanya buatan manusia. HAM juga melindungi hak-hak dasar manusia yang masih sering diabaikan karena seseorang terlahir di keluarga kalangan bawah yang tentunya itu takdir Tuhan diluar kendali manusia.

HAM Diakui PBB

Karena yang mengakui adalah organisasi resmi tingkat dunia, maka HAM telah dijunjung tinggi di atas bumi. Bukan hanya satu atau dua negara saja yang menegakkan, mulai 10 Desember 1948 HAM harus dibela oleh masyarakat internasional. Tidak boleh ada perang yang menyalahi HAM sebagaimana yang dilakukan Hitler dan NAZI ketika masa Perang Dunia II.

HAM yang telah diakui oleh PBB ini disahkan secara tertulis melalui sebuah deklarasi bernama The Universal Declaration of Human Rights. Semenjak itulah, setiap negara yang tergabung dalam PBB juga menegakkan HAM di negaranya masing-masing.

Akhir Kata

Nah itulah pengertian ham, pengertian dari ahli, ciri, macam-macam, undang-undang, hingga sejarah terbentuknya Hak Asasi Manusia. mungkin informasi diatas dapat membantu anda mengerti terkait HAM atau mungkin membantu dalam mengerjakan tugas yang berkaitan dengan hak asasi. Jangan lupa tinggalkan komentar atau kritikan dibawah ya, sekian.

Baca juga Cara menghapus sifat pendiam dan pemalu diri sendiri

Tuliskan Komentar Anda